Prodi UPW UNJ Kuatkan Literasi Digital Cibuluh

Subang – Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Universitas Negeri Jakarta melakukan penguatan literasi digital di Desa Wisata Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang. Rangkaian kegiatan yang diinisiasi dosen UNJ tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang mengusung tema “Digital Tourism sebagai Upaya Mendukung Pengembangan Desa Wisata Berbasis Teknologi” pada Selasa (5/5).

Ketua Program Studi UPW UNJ, Revi Agustin Aisyianita, menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk mendukung pertumbuhan pariwisata berbasis masyarakat. Dimana digital tourism merupakan strategi untuk memastikan desa wisata tetap relevan, berdaya saing, dan berkelanjutan. “Hal ini sejalan dengan SDGs 11 yang menekankan pentingnya komunitas yang tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebelum memasuki sesi penguatan kapasitas digital, peserta yang mayoritas dihadiri Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Cibuluh memperoleh materi pendampingan rebranding desa wisata yang disampaikan dosen Prodi UPW UNJ, Yosi Erfinda. Mengusung pendekatan community empowerment, Yosi menjelaskan strategi menjadikan Desa Wisata Cibuluh sebagai destinasi incentive travel, yang merupakan perjalanan berbasis penghargaan bagi komunitas atau korporasi.

Rebranding tidak hanya mengubah citra desa, tetapi juga memperkuat peran aktif masyarakat dalam mengelola potensi lokal secara mandiri dan berdaya saing,” katanya.

Setelah tuntas dengan materi rebranding yang menjadi fondasi penting Desa Wisata Cibuluh, sesi selanjutnya memasuki tahap pemanfaatan teknologi digital. Dalam sesi penguatan kapasitas digital masyarakat sebagai fondasi desa wisata berkelanjutan tersebut disampaikan dosen UPW UNJ, Silvia yang menekankan betapa pentingnya literasi digital bagi desa wisata.

“Masyarakat Desa Wisata Cibuluh diharapkan dapat mengoptimalkan teknologi untuk meningkatkan promosi wisata dan meningkatkan daya saing usaha” tandasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan simulasi pembuatan konten kreatif berbasis digital menggunakan aplikasi Canva, yang dipandu Rinie Octaviany Hasan bersama mahasiswa Prodi UPW UNJ yang tengah melaksanakan program Live-In Mahasiswa Berdampak. Para mahasiswa yang terlibat sebagai fasilitator antara lain Meisa, Zulvian, Anya, Agrip, Obeid, Arif, Daffa, Dafa, Allysa, dan Karissa. Mereka membantu masyarakat secara langsung dalam pembuatan konten digital menggunakan perangkat yang tersedia.

Adapun fokus dalam pelatihan tersebut adalah struktur konten media sosial 3T (Teks, Tampilan, dan Timing) serta teknik penggunaan media sosial yang efektif. Pokdarwis diajak untuk langsung mempraktikkan pembuatan bahan promosi yang kreatif supaya tampilan tersebut terlihat indah dan unik karena memiliki ciri khas sungai dengan tujuh aliran sebagai potensi wisata unggulan Desa Wisata Cibuluh. Tujuannya adalah untuk mempublikasikan potensi wisata Desa Cibuluh secara lebih profesional dan menarik.

Selama rangkaian kegiatan pengabdian tersebut dihadiri oleh segenap jajaran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Cibuluh. Ketua Pokdarwis, Udan Karyawan menunjukkan sikap positif dengan kegiatan tersebut. Kehadiran seluruh pengurus menunjukkan komitmen komunitas lokal untuk membangun desa wisata berbasis teknologi yang berkelanjutan. Sebab, sejauh ini kegiatan praktik digital tourism di Desa Wisata Cibuluh belum konsisten dalam pembuatan konten melalui media sosial.

“Memang kami sudah memiliki akun Instagram namun belum optimal dalam mengembangkan konten yang lebih menarik bagi calon wisatawan. Diharapkan, setelah pelatihan dari UPW ini kami dapat meningkatkan kapasitas digital Desa Wisata Cibuluh sehingga dapat secara konsisten memanfaatkan teknologi untuk mempromosikan wisata unggulan,” aku Udan. Seperti diketahui, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Prodi UPW ini didukung oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ dalam Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat Wilayah Binaan Unggulan Fakultas tahun 2026. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *