MICE Jadi Salah Satu Kunci Pendorong Nilai Baru Pariwisata Menuju 2027

Jakarta – Sektor Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) diharapkan dapat menjadi salah satu kunci pendorong nilai baru pariwisata. Konsep ini diutarakan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa beberapa waktu silam sebagai sekaligus memperkuat daya saing destinasi Indonesia.

“Salah satu segmen yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan adalah MICE,” kata Ni Luh melalui rilis yang diterima, Senin (5/10).

Ni Luh menjelaskan saat ini kinerja pariwisata Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Sepanjang 2025, Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,20 miliar perjalanan wisatawan nusantara, sementara devisa pariwisata mencapai sekitar 18,27 miliar dolar AS. Tren positif tersebut berlanjut pada semester I 2026. Berdasarkan data BPS, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,45 juta kunjungan, tumbuh 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

“Namun, pertumbuhan pariwisata tidak cukup hanya dilihat dari jumlah kunjungan. Tantangan ke depan adalah bagaimana pertumbuhan tersebut dapat diterjemahkan menjadi masa tinggal yang lebih panjang, belanja wisatawan yang lebih tinggi, pengalaman yang berkualitas, serta manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” paparnya.

Dalam Indonesia Tourism Outlook 2025/2026, ekosistem MICE dan bleisure, yakni perpaduan perjalanan bisnis dan rekreasi, juga teridentifikasi sebagai satu dari enam tren utama pariwisata nasional. Tren ini menunjukkan perjalanan bisnis semakin erat dengan aktivitas rekreasi dan pencarian pengalaman di destinasi. Seperti diketahui MICE merupakan salah satu bisnis yang dapat menunjukkan perkembangan pesat dan menjanjikan dalam menghadapi tantangan dinamika global. Hal ini dapat dilihat dari beberapa pencapaian seperti event internasional yang sukses digelar seperti Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD City yang melibatkan lebih dari 11.000 pengunjung dan 280 exhibitor dari 27 negara. Termasuk kehadiran marketplace baru dalam Indonesia Business Event Marketplace (IBEM) 2026 sebagai marketplace MICE pertama di Indonesia yang mempertemukan ratusan buyers dari puluhan negara atau adanya forum seperti INAMICE 2026 yang mulai fokus mengadopsi transformasi digital guna memperkuat daya saing ekonomi perkotaan, khususnya di Jakarta. (*)

Tinggalkan Balasan