Teknologi Perkuat Pengalaman Wisatawan

Jakarta – Memasuki era 5.0, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menjelaskan pentingnya adaptasi teknologi bagi destinasi pariwisata. Pemanfaatan teknologi dinilai semakin penting untuk memberikan pelayanan dan pengalaman perjalanan yang relevan dengan kebutuhan wisatawan.

Salah satu implementasi adalah pemanfaatan MaiA, platform berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada laman Indonesia.travel yang membantu wisatawan merencanakan perjalanan secara lebih personal.

“Penguatan teknologi ini perlu berjalan beriringan dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesiapan destinasi, konektivitas, serta kualitas sumber daya manusia,” ujarnya melalui rilis, Senin (5/10).

Terlebih lagi, sinergi yang dilakukan tidak juga menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi utama kegiatan bisnis (business events) di kawasan ASEAN. Sekaligus memastikan penyelenggaraan MICE memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi destinasi dan masyarakat.

“Nilai baru pariwisata Indonesia terletak pada kemampuan kita mengubah setiap acara menjadi pengalaman, dan setiap pengalaman menjadi nilai yang berguna,” imbuhnya.

Bagaimanapun juga pemerintah bersama-sama seluruh stakeholder mengarahkan pengembangan industri MICE untuk mendukung pariwisata bernilai tinggi dengan menjadikan setiap kegiatan berdampak pada aspek perekonomian, sosial, budaya, dan reputasi bagi Indonesia. Pengalaman tersebut harus mampu memperkuat destinasi, menggerakkan ekonomi lokal, dan juga meningkatkan daya saing Indonesia di panggung MICE dunia.

“Indonesia perlu mengejar posisi Singapura yang telah lama tertanam dalam top of mind masyarakat dunia sebagai destinasi MICE. Kita juga seharusnya tidak kalah dengan Malaysia juga. Kalau kita sudah punya Indonesia, kenapa kita tidak bisa?” tandasnya. Turut hadir mendampingi Wamenpar Ni Luh Puspa dalam acara tersebut Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini; Asisten Deputi Pertemuan, Perjalanan Insentif, Konvensi, dan Pameran Yohanes De Brito Titus Haridjati; Ketua Umum GIPI Haryadi BS Sukamdani; CEO ARTOTEL Group Erastus Radjimin; serta Ketua Forwaparekraf Tiara Maharani. (*)

Tinggalkan Balasan